Rabu, 06 Januari 2010
Manusia hanya makhluk yang hina
كَلَّا إِنَّ الْإِنسَانَ لَيَطْغَى
أَن رَّآهُ اسْتَغْنَى
إِنَّ إِلَى رَبِّكَ الرُّجْعَى
Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,
karena dia melihat dirinya serba cukup.
Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu).Qs. Al-Alaq ayat 6-8
Dari ayat diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa sanya, kita sebagai manusia agar tigak berbuat sombong di atas muka bumi ini, kerena hanya kepada Allahlah semua manusia akan kembakli, dan mempertanggung jawabkan atas apa yang telah dilakukan semasa hidup di dunia yang fana ini
Oleh sebab itu hendaklah kita selalu berbuat baik kepada sesama dan senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT, dan tidak berbuat dholim baik kepada sesama maupun diri sendiri. Kiranya cukup sekian dari saya, mohon maaf apabila ada yang salah dari saya, karena hanya Allahlah yang maha sempurna. Ihdinasshiratal mustaqim
Wassalamu'alaikum wr.wb
Minggu, 06 Desember 2009
" Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa)di bumi ini melainkan semuanya dijamin Allah rizkinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis)dalam kitab yang nyata(Lauh Mahfudz)" 11.HUD-ayat 6
Dari ayat tersebut diatas dapat kita gunakan sebagai patokan, hendaknya manusia tak perlu takut kelaparan selagi mau berusaha(bekerja)insyaAllah tidak akan sampai demikian, karena Allah telah menjamin akan hal tersebut, dan Allah adalah dzat yang tidak pernah ingkar janji
Dan begitu pula seorang guru/ustadz yang ikhlas tentunya tidak akan memikirkan berapa dan apa yang diterimanya karena apa yang dikerjakan olehnya, dan tenyunya harus dilandasi niat lillahi Ta'ala(hanya karena mencari ridlo Allah semata)
Kiranya cukup sampai sekian mohon maaf atas segala kekhilafan, semoga bermanfaat bagi anda dan saya Aamin. Ihdinasshiratal mustaqim
Wassalamu'alaikum wr.wb
Rabu, 28 Oktober 2009
Rasa Malu Yang Di Kesampingkan
Kemaksiatan seringkali didasari oleh hilangnya rasa malu. Pergaulan bebas para muda-mudi, miras, ghibah, berbohong dan masih banyak lagi penyimpangan-penyimpangan yang terjadi tak lain kerena tidak adanya lagi yang namanya rasa malu.
Maka tidak mengherankan lagi jika Rasulullah jauh-jauh hari telah mensinyalir bahwasanya orang yang tidak lagi memiliki rasa malu akan melakukan perbuatan yang menurut kehendak nafsunya.
Dari Abi Mas’ud, dia berkata,” Rasulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya diantara ucapan kenabian pertama (Adam) yang didapat oleh manusia adalah,”jika engkau tidak merasa malu maka perbuatlah apa yang engkau inginkan.”(Riwayat Al Bukhari )
Dalam menafsiri makna hadist mulia ini, terdapat dua pendapat; Pertama, kalimat tersebuttidak mengandung pengertian boleh berbuat sesuka hati, namun bermakna celaan dan larangan. Dalam mengimplementasikan pengertian diatas, terdapat dua cara :
Cara pertama: perintah tersebut bermakna ultimatum dan ancaman keras. Jadi maksudnya jika engkau tidak memiliki rasa malu maka lakukanlah apa yang engkau inginkan sebab sesungguhnya Allah SWT akan mengganjar perbuatanmu tersebut, seperti dalam firman Allah SWT,” Perbuatlah apa yang kamu kehendaki; sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”(Fushilat : 40) اعْمَلُوا مَا شِئْتُمْ إِنَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
Dan seperti makna hadist yang hanya ditautsiq (didukung kekualitasan sanad dan matannya)oleh ibnuHibban: “ Barang siapa yang menjual khamer (arak) maka hendaklah dia memotong-motong babi(baik untuk dijual atau untuk dimakan).” Maksudnya : barang siapa menjual khamer(arak)/ menghalalkan penjualannya maka hendaklah terlebih dahulu enghalalkan penjualan babi sebab kedua-duanya sama-sama diharamkan. Jadi disini ada perintah namun pengertiannya adalah larangan. Dan banyak lagi contoh yang lain.
Cara kedua: perintah tersebut bermakna pemberitaan. Maksudnya barangsiapa yang tidak memiliki rasa malu, dia akan melakuka apa saja yang diingini. Orang yang tidak memiliki sifat ini, maka dia akan tenggelam ke dalam setiap perbuatan keji dan munkar dan orang yang seperti ini hanya bisa tercegah bila dia memiliki rasa malu. Hal ini senada dengan sabda Nabi SAW,” Barang siapa yang berdusta kepadaku maka hendaklah dia menyediakan tempat duduknya di neraka.” Lafadz hadist ini berupa amr (perintah) namun maknanya adalah pemberitaan yakni bahwa orang yang berdusta terhadap beliau maka dia sudah menyediakan tempat duduknya di neraka.
Semoga kita dapat melaksanakan perintah tersebut, sekian semoga bermanfaat bagi kita semua Aamin. Akhirul qouli ihdinasshiratal mustaqim
Wassalamu'alaikum wr.wb
Selasa, 27 Oktober 2009
Sunnah Nabi
Assalamu’alaikum wr.wb
UCAPKAN YANG BAIK SAJA !
Manusia sebagaimana fithrahnya, tak dapat lepas dari ketergantungan terhadap orang lain. Seberapa kecil pun, ia selalu berinterkasi denagn saudaranya. Baik hanya sekedar bertatap muka maupun menjalani aktifitas lain. Bagi seorang muslim, mu’amalah model seperti ini akan lebih bernilai dan mendatangkan pahala yang berlimpah jika dalam menjalaninya dilandaskan pada sunnah Nabi, berikut sunnah-sunnah yang dapat diucapkan seorang muslim ketika bertatap muka dengan saudaranya;
1. Mengucapkan salam. Rasulullah SAW pernah ditanya,” Bagaimana Islam yang paling baik?” Beliau menandaskan,” Memberi makan, berucap salam kepada orang yang dikenal maupun tidak dikenal.”(Riwayat Al Bukhari dan Muslim).
2. Berjabat tangan.. Rasulullah SAW menyatakan,” Tidaklah dua orang muslim yang berjumpa dan saling berjabat tangan, melainkan Allah mengampuni dosa-dosa mereka berdua sebelum mereka berpisah.” (Riwayat Abu Daud At Tirmidzi). Imam An Nawawi berkomentar,” Ketahuilah bahwa berjabat tangan itu disunnahkan pada setiap kali perjumpaan.” Namun yang patut dicatat adalah tidak boleh seorang pria berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahram, karena menyalahi larangan Nabi SAW.
3. Mengucapkan kata yang baik-baik. Allah SWT berfirman,
Rasulullah SAW juga menyatakan,”Kalimat yang baik merupakan bentuk sodaqah.”(Riwayat Al Bukhari dan Muslim)
Dan ucapan baik diantaranya mencakup dzikir, do’a, salam dan pujian yang benar. Bisa juga berbentuk adab (tata krama) dan perbuatan yang benar.
Ucapan yang baik merupakan suatu indikasi adanya nur (cahaya), hidayah, dan petunjuk yang tertanam dalam hati seorang mukmin. Yang hanya bila dikehendaki oleh Allah kita mendapatkan hal tersebut diatas.
Apakah kita pernah terpikirkan bahwa ucapan baik dapat menentramkan bagi pendengarnya? Pernahkah kita berpikir untuk memakmurkan hidup kita dengan ucapan yang baik dari semenjak fajar menyingsing hingga kembalinya matahari keperaduan? Pernahkah kita berpikir untuk selalu berucap baik kepada orang tua, saudara, teman sebaya maupun saudara kita seislam secara umum? Pernahkah kita berpikir dengan berkata baik kita dengan mudah mendapatkan perhatian dari kawan maupun lawan?
Sekian dari saya semoga bermanfaat bagi anda khususnya kepada saya, dan semoga Allah senantiasa memberi hidayahnya kepada kita aamin. Dan mohon maaf apabila ada salah ketik dan lain sebagainya. Ihdinasshiratal mustaqim
Assalamu’alaikum wr.wb
Rabu, 23 September 2009
dakwah PERDAGANGAN YANG KEKAL DAN PASTI UNTUNG
MEMBACA AL QUR AN
Qs. Fatir : 29-30
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan sholat dan menafkahkan sebagian dari rizki yang telah Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam- diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi
Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karuniaNya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri
* Maka ketika ada rumah yang dibuat/ dipergunakan untuk membaca AQl Qur an akan diberikan kejembaran oleh Allah isi (penghuni) rumah tersebut. Dan ketika kita sangat sibuk dan tidak sempat membaca Al Qur an, tidak apa-apa paling tidak kita dapat mengusahakan setiap hari memegang Al Qur an, yang mana tangan yang kita pergunakan untuk memegang Al Qur an InsyaAllah dapat terjaga dari hal-hal yang yang dilarang oleh Allah, dengan melihat akan menjaga mata kita dari kemaksiatan oleh mata, dan dengan membacanya kita akan terhindar dari perbuatan menghasut, menggunjing, dan lain sebagainya
* Yang kedua Allah akan melimpah ruahkan kebahagiaan di dalam keluarga yang ada di dalam rumah tersebut
* Yang ketiganya: Para Malaikat datang dengan berbondong-bondong kerumah tersebut
* Yang keempat: Kejelekan akan dihindarkan dari rumah yang kita tempati
Dengan demikian marilah kita perbanyak membaca Al Qur an dalam rumah kita, semoga apa yang telah saya tuliskan diatas dapat terwujud dan agar memperoleh ridlo dari Allah SWT.
Sekian dari saya semoga dapat bermanfaat kepada saya dan kepada anda Aamiin.
Wassalamu 'alaikum wr.wb
Jumat, 11 September 2009
dakwah Ramadlan Syukur Atas Nikmat Allah
Allah telah menciptakan manusia berbeda dengan makhluk yang lain, yakni diciptakan dengan sebaik - baiknya ciptaan (yang laki-laki tampan sedangkan yang wanita cantik), selain itu Allah juga membedakan dengan memberikan akal kepada manusia supaya bisa berpikir
Sehingga Allah mewahyukan kepada makhluk yang paling mulia diantara kita, Baginda Nabi Muhammad SAW, di kitab sucinya Al Qur an. Qolallahu Ta'ala fi kitabihil karim, bismillaahirrahmaanirrahiim," Kerusakan yang timbul bukan karena buta matanya seseorang, melainkan timbul karena seseorng yang buta mata hatinya, sehingga adanya Syariat yang bertempat di Akal, sednagkan Aqidah bertempat di Hati ", guna apa Allah menciptakan akal bagi kita selain untuk berfikir dan hati untuk merasa akan mana yang benar dan mana yang salah, mana yang baik dan mana yang buruk, Masya Allah Laahaula Walakuata illa billah
Jadi kita harus pandai - pandai mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan keda kita, dan Allah juda mewahyukan kepada Nabi, Qolallahu Ta'ala fi kitabihil karim, bismillaahirrahmaanirrahiim," Nikmat Allah yang perlu kita syukuri adalah yang mana Allah telah menciptakan kita, menghidupkan kita dan pada akhirnya kita akan dimatikan, dan dihidupkan lagi di akhirat ( kembali lagi disisi Nya). (kedua qoul diatas keterangan dari Qs. Al Baqarah :27) Oleh : Ky. Muhammad Dimyati Burhan
Oleh karena itu mari kita saling mengingantkan dan saling mengajak dalam berbuat amal sholih yang diridloi Allah SWT, aamiin. Sekian dari saya semoga dapat bermanfaat dari apa yang saya sampaikan, mohon maaf dari segala sesuatu yang sekiranya salah dari saya dan kalau ada yang benar itu adalah fadhol dari Allah.
Assalamu'alaikum wr.wb
Rabu, 02 September 2009
Ramadlan yang suci
Beruntunglah anda yang telah berbahagia memasuki bulan yang agung nan suci bulan ramadlan ini, karena Allah telah berfirman, " Barang siapa bergembira dengan datangnya bulan ramadlan, maka Allah mengharamkan atas jasadnya atas api neraka ", hanya dengan gembiranya kita akan datangnya bulan ramadlan Allah menjanjikan kita tidak akan tarsentuh oleh api neraka Masyaallah, lalu apa lagi yang kita tunggu setelah kita memasuki bulan ramadlan selain berlomba - lomba untuk memperbanyak amal sholih yang di ridloi Allah SWT.
Tak hanya itu Allah juga memberikan diskon besar - besaran bagi hambanya, yakni pada bulan ramadlan di sepuluh hari yang pertama Allah memberikan rahmatnya yang agung, disepuluh hari yang ke dua Allah memberikan Maghfirohnya yang agung, dan di sepuluh hari yang ke tiga Allah memberikan kebebasan dari siksa neraka Amiin, tak hanya itu Allah juga memberi diantara salah satu malam ke sepuluh yang terakhir malam Lailatul Qodar yang insyaallah dimalam ganjil, maka dari kemurahan - kemurahan yang telah Allah berikan mengapa tak kita gunakan dengan sebaik - baiknya, semoga anda dapat berjumpa dengan malam Lailatul Qodar, begitu juga saya Amiin yarobbal 'Alamin
Sekian dari saya semoga dapat membawa manfaat bagi anda begitu juga dengan saya, akhirul qouli ihdinasshiratal mustaqim
Assalamu'alaikum wr.wb
