Tampilkan postingan dengan label moslem generation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label moslem generation. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Oktober 2015

TERBELAHNYA BULAN "AL-QOMAR"


Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh


بسم الله الرحمن الرحيم
الْحَمْدُ لِلهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَبَعْدُ

 اقْتَرَبَتْ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ (1


Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan[1].

وَإِنْ يَرَوْا آيَةً يُعْرِضُوا وَيَقُولُوا سِحْرٌ مُسْتَمِرٌّ (2

Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: "(Ini adalah) sihir yang terus menerus."

وَكَذَّبُوا وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ وَكُلُّ أَمْرٍ مُسْتَقِرٌّ (3
Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya[2]

Diceritakan menjelang Hijrah, Rasulullah ditantang kalangan kafir Quraisy untuk menunjukkan bukti kenabiannya. Mereka mengatakan bahwa selema ini Muhammad tidak mampu menunjukkan bukti kenabiannya, walaupun cuma bukti kecil. Bukti yang diminta kaum kafir Quraisy tidak tanggung-tanggung, yaitu meminta Rasulullah membelah bulan. Rasulullah hanya bisa berdo'a menjawab permintaan tersebut. Dan Allah mengabulkan do'a kekasihnya itu. Sebagai mana diminta kau kafir Quraisy, bulan pun terbelah menjadi dua, cukup jauh sehingga puncak bukit Hira berada diantara kedua bagian bulan yang terbelah tersebut. Rasulullah bersabda, “Kamu semua telah menjadi saksi.”

Bukti nyata tersebut, walaupun membuat mereka tercengang, namun tidak membuat para penantang Rasulullah mengakui bukti kenabian Rasulullah. Mereka malah menuduh bahwa Rasulullah telah menggunakan sihir terhadap mereka.Namun, sebagian di antara mereka berjalan menuju pintu masuk kota Makkah. Saat menemui kafilah yang memasuki kota, mereka bertanya, “apakah kalian menyaksikan sesuatu yang aneh?” Para kafilah menjawab, “Ya kami menyaksikan bulan yang terbelah dua.”

Dan peristiwa besar lainnya saat bulan terbelah
Peristiwa yang berkenaan dengan raja Chakrawati Farmas ini terdokumentasi dalam naskah lama di Perpustakaan Kantor India, London dengan nomor: Arabic, 2807, 152-173. Ini dikutip di buku “Muhammad Rasulullah” oleh M. Hamidullah:
“Terdapat sebuah riwayat sangat tua di Malabar, Pantai Barat Daya dari India, bahwa Chakrawati Farmas, salah satu raja mereka, telah mengamati terbelahnya bulan, mukjizat dari nabi suci (saw) di Mekkah, dan setelah mempelajari hal tersebut, ia tahu bahwa itu adalah satu ramalan dari seorang Pembawa Pesan Tuhan dari Arabia, dia menugaskan anak lelakinya sebagai pemimpin dan menugaskan dia untuk menemuinya. Dia memeluk agama Islam di tangan Nabi saw, dan ketika pulang ke negerinya, di bawah arahan Nabi, dia wafat di pelabuhan Zafar, Yemen, dimana terdapat makam dari “Raja Orang India” dengan iman yang dikunjungi selama berabad-abad.”

Manuskrip tua di perpustakaan kantor India juga berisi keterangan terperinci lainnya tentang raja Chakrawati Farmas dan perjalanannya. Peristiwa terbelahnya bulan ini disebutkan dalam al-Qur’an, Surah Al-Qamar (54), ayat 1-3. 87 tahun, usia Raja Valiyathampuram dari Kodungallur di Pusat Kerala adalah salah satu keturunan raja Cheraman Perumal [yang dikenal sebagai raja Chakrawati Farmas], orang Indian pertama yang memeluk agama Islam pada awal abad ke-7. Dalam wawancara berikut yang diambil oleh A U Asif di Ernakulam, dia mengetahui secara detil tentang leluhur awalnya dan masjid paling tua dari daratan India. Dia juga meminta orang Indian Utara untuk datang ke Kerala dan melihat bagaimana orang-orang dengan agama berbeda hidup di situ selama berabad-abad dengan atmosfer harmoni, persaudaraan dan damai. Bagaimana pendapat anda tentang buyut Cheraman Perumal? Cheraman Perumal tidak hanya raja dan leluhur terhebatku, tapi orang India pertama yang datang ke dalam pelukan Agama Islam. Dia sebenarnya orang yang diberkahi Islam dan masjid pertama di India. Ini terjadi bahkan sebelum kedatangan Muhammad bin Qasim dan Mahmud al-Ghaznavi. Ini memperlihatkan bahwa Agama Islam tidak datang ke India dengan pedang.

Lihat bawah Masjid Cheraman Juma (Masjid), sebelum renovasi dan gambar sesudah renovasi, Kodungallur, Kerala. Masjid Cheraman Juma diberi nama sesuai dengan orang India pertama masuk agama Islam, raja Cheraman Perumal Chakrawati Farmas. Ini dibangun pada 629 M oleh Malik Ibn Dinar yang memimpin kelompok yang tiba di India. Dan ini mengokohkan satu fakta bahwa konversi orang India ke agama Islam di India tidak menggunakan kekuatan. Kejadian yang menimpa Raja Malabar diatas, telah jauh di prediksikan oleh salah satu Kitab Ramalan Masa Depan agama Hindu, yang bernama Bhavisya Puran.

Bhavisya Puran adalah ramalan dalam bahasa sansakerta. Arti singkatnya adalah “Kitab Ramalan Masa Depan.” Sejak ajaran Hindu memiliki basis di India, bahkan hingga sekarang, telah diwariskan secara turun temurun bahwa kenabian atau utusan akan lahir di negara India itu sendiri. Kepercayaan ini bertentangan dengan Kitab Bhavisya Puran itu sendiri yang mengatakan bahwa Guru Besar (Great Master) akan muncul di luar negara India (mlechcha acharya) dan tinggal di daerah berpasir (marusthal). Ia akan bernama Mahaaamad. Dalam suatu paragraph singkat yang terdiri dari 18 baris syair, kata Mahaamad disebutkan sebanyak lima kali. Terdapat informasi yang menarik dalam Bhavishya Purana, bahwa Mahaamad akan menampakan tandanya pada Bhoj, penguasa dari Dhar, dan dia akan menbangun sebuah agama yang membolehkan umatnya memakan daging, dengan perintah dari Ishwar atau Tuhan.

NASA mempublikasi foto-foto sebagaimana di bawah ini.
167
Foto: NASA
168
Foto: NASA
Dan yang mana telah ada bukti nyata dari badan antariksa juga astronot yang melihat secara langsung...
 
Musa Pidcock yang sebelumnya beragama Katolik. Sebagai catatan, David Musa Pidcock sekarang menjabat sebagai ketua “British Muslims Party”. Cerita masuk Islamnya David Pidcock menjadi bagian penting untuk meyakinkan bahwa pendaratan manusia di bulan bukan sesuatu “hoax”.
Secara ringkas masuk Islamnya David Pidcock dapat dikisahkan sebagai berikut (banyak website yang mengangkat cerita masuk Islamnya David Pidcock yang dikaitkan dengan bulan telah terbelah). Ketika dia (sebelum masuk Islam) sedang meneliti agama-agama yang ada, seorang teman memberinya sebuah Al-Qur’an terjemahan dalam bahasa Inggris.

Ketika dia buka dan kebetulan yang terbuka pertama kali adalah surat Al-Qamar dan membacanya “Hari Akhir sudah dekat dan bulan telah terbelah”. Membaca ayat ini, dia berguman “bulan telah terbelah?” Dia lalu berhenti membaca dan tidak membukanya lagi. Kemudian pada suatu hari, sementara dia sedang menonton acara televisi BBC, penyiar sedang berbincang-bincang dengan tiga ilmuan Amerika Serikat, dan penyiar menyalahkan Amerika karena telah menghabiskan dana lebih dari milyaran dolar untuk proyek ruang angkasanya, sementara pada waktu yang sama jutaan manusia berada dalam kemiskinan.

Ilmuan-ilmuan tersebut mencoba menjelaskan mengapa eksplorasi ruang angkasa begitu penting. Ilmuan tersebut menjelaskan bahwa perjalanan ke bulan menelan dana sekitar 100 milyar dolar. Penyiar berkomentar: “untuk menancapkan bendera Amerika di bulan anda menghabiskan uang sebanyak itu?”. Ilmuan-ilmuan tersebut menyatakan bahwa uang sebanyak itu dihabiskan karena mereka mencoba mempelajari struktur batuan bulan untuk melihat kesamaan yang dimiliki bulan dengan bumi, dan kata mereka, mereka terkejut mendapati sebuah “belt of rocks” yang memanjang dari permukaan bulan menuju ke kedalaman.

Karena sangat keterkejutaanya, mereka berikan informasi tersebut pada ahli geologi, yang juga terkejut, dan berkesimpulan bahwa hal ini tidak akan terjadi kalau bulan tidak pernah terbelah dan menyatu kembali.
bulan-terbelah-6
Bulan pernah terbelah

Dia lalu berguman “Ini pasti sebuah agama yang benar”, dan surat Al-Qamar yang sebelumnya merupakan penyebab bagi dia tidak percaya pada Islam, sekarang surat tersebut sebagai alasan bagi dia memeluk Islam. Bagi sebagian orang yang meragukan (tidak percaya) terhadap peristiwa pendaratan manusia di bulan, mungkin bisa direnungkan pertanyaan penulis berikut: “Mungkinkan Allah memberikan hidayah pada seseorang melalui sesuatu “hoax” (kebohongan) ?”.

Dari satu sisi peristiwa pendaratan manusia di bulan telah memberikan bukti bahwa bulan pernah terbelah yang diyakini merupakan mukjizat Nabi Muhammad seperti yang disebutkan pada kitab Hadist. Di sisi lain peristiwa pendaratan manusia di bulan juga dapat dikaitkan erat dengan Al Qur’an surat Al-Qamar ayat 1 jika dilihat dari beberapa aspek yang terkait dengan fenomena yang terkait dengan peristiwa pendaratan tersebut.

Tetapi memang orang-orang yang memang beruntunglah jika mengimani akan hal tersebut, karna dengan bukti sebesar dan senyata itu mereka yang tidak mengimaninya berarti memang telah mati pemikiran dan hatinya akan Nabi Muhammad SAW, dan atas apa yang dibawanya untuk ummat dimuka bumi ini sebagai rohmatan lil 'alamiin.

NB: [1].Yang dimaksud dengan saat di sini ialah terjadinya hari kiamat atau saat kehancuran kaum musyrikin, dan "terbelahnya bulan" ialah suatu mukjizat Nabi Muhammad SAW.
[2]. Maksudnya bahwa segala urusan itu pasti berjalan sampai waktu yang telah ditetapkan terjadinya, seperti: urusan Rasulullah dalam meninggikan kalimat Allah pasti sampai pada akhirnya yaitu kemenangan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Sedang urusan orang yang mendustakannya pasti sampai pula pada akhirnya, yaitu kekalahan di dunia dan siksaan di akhirat.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh


Pokok-pokok isinya :
1. Keimanan:
Pemberitaan bahwa datangnya hari kiamat sudah dekat, semua yang ada pada alam adalah dengan ketetapan Allah; kehendak Allah pasti berlaku; tiap-tiap pekerjaan manusia dicatat oleh malaikat.
2. Kisah-kisah:
Kisah kaum yang mendustakan rasul-rasul di masa dahulu, seperti kaum Nuh, 'Aad, Tsamud dan Fir'aun.
3. Dan lain-lain:
Orang-orang kafir dikumpulkan di akhirat dalam keadaan hina dan akan menerima balasan yang setimpal; celaan terhadap orang-orang yang tidak memperhatikan ayat- ayat Al Quran.

Sabtu, 05 Juli 2014

Khitan Menurut Agama dan Secara Medis




Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
بسم الله الرحمن الرحيم
الْحَمْدُ لِلهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَبَعْدُ

Mengapa Anda mengiris/memotong bagian tubuh, katanya dilarang merubah ciptaan Allah yang telah diberikan kepada diri kita? ketika bayi lahir sehat tampaknya ada alasan medis untuk menghilangkan sesuatu yang diciptakan Allah, sesuatu yang secara alami ada. Sunat telah menjadi topik panas di profesionalisme medis dan iman karena kontroversi yang datang dari berbagai pendapat. Juga dikarenakan dengan adanya dalil ayat Al Qur an : 
وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذَانَ اْلأَنْعَامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطَانَ وَلِيًّا مِنْ دُوْنِ اللهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُبِيْنًا

“Dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya. Barangsiapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.” (An-Nisa`: 119)
Akan tetapi Allah juga memberi toleransi/ ada dimana ketika dalam keadaan dhorurot (darurat), kita diperbolehkan memotong sebagian dari anggota tubuh kita setelah mengalami kecelakan misalnya, dan sejenisnya. Namun dalam khitan berbeda lagi penerapannya dalam syariat Islam berkenaan tentang hukum dalam pelaksanaannya.

Hukum Khitan
Dalam fikih Islam, hukum khitan dibedakan antara untuk lelaki dan perempuan. Perbedaan pendapat 'ulama mengenai hukum khitan baik untuk lelaki maupun perempuan.
Hukum khitan untuk lelaki:
Menurut jumhur 'ulama (mayoritas ulama), hukum khitan bagi lelaki adalah wajib. Para pendukung pendapat ini adalah Imam Syafi'i, Ahmad, dan sebagian pengikut Iimam Malik. Sedangkan Imam Hanafi mengatakan khitan wajib tetapi tidak fardlu.
Menurut riwayat yang masyhur dari Imam Malik beliau mengatakan khitan hukumnya sunnah. Begitu juga riwayat dari Imam Hanafi dan Hasan al-Basri mengatakan sunnah. Namun bagi Imam Malik, sunnah kalau ditinggalkan berdosa, karena menurut madzhab Maliki sunnah adalah antara fadlu dan nadb. Ibnu abi Musa dari ulama Hanbali juga mengatakan sunnah muakkadah.
Dalil yang Yang dijadikan landasan bahwa khitan tidak wajib.
1. Salman al-Farisi ketika masuk Islam tidak disuruh khitan;
2. Hadist di atas menyebutkan khitan dalan rentetan amalan sunnah seperti mencukur buku ketiak dan memndekkan kuku, maka secara logis khitan juga sunnah.
3. Hadist Ayaddad bib Aus, Rasulullah s.a.w bersabda:"Khitan itu sunnah bagi lelaki dan diutamakan bagi perempuan. Namun kata sunnah dalam hadist sering diungkapkan untuk tradisi dan kebiasaan Rasulullah baik yang wajib maupun bukan dan khitan di sini termasuk yang wajib.
Adapun dalil-dalil yang dijadikan landasan para ulama yang mengatakan khitab wajib adalah sbb.:
1. Dari Abu Hurairah Rasulullah s.a.w. bersabda bahwa nabi Ibrahim melaksanakan khitan ketika berumur 80 tahun, beliau khitan dengan menggunakan kapak. (H.R. Bukhari). Nabi Ibrahim melaksanakannya ketika diperintahkan untuk khitan padahal beliau sudah berumur 80 tahun. Ini menunjukkan betapa kuatnya perintah khitan.
2. Kulit yang di depan alat kelamin terkena najis ketika kencing, kalau tidak dikhitan maka sama dengan orang yang menyentuh najis di badannya sehingga sholatnya tidak sah. Sholat adalah ibadah wajib, segala sesuatu yang menjadi prasyarat sholat hukumnya wajib.
3. Hadist riwayat Abu Dawud dan Ahmad, Rasulullah s.a.w. berkata kepada Kulaib: "Buanglah rambut kekafiran dan berkhitanlah". Perintah Rasulullah s.a.w. menunjukkan kewajiban.
4. Diperbolehkan membuka aurat pada saat khitan, padahal membuka aurat sesuatu yang dilarang. Ini menujukkan bahwa khitab wajib, karena tidak diperbolehkan sesuatu yang dilarang kecuali untuk sesuatu yang sangat kuat hukumnya.
5. Memotong anggota tubuh yang tidak bisa tumbuh kembali dan disertai rasa sakit tidak mungkin kecuali karena perkara wajib, seperti hukum potong tangan bagi pencuri.
6. Khitan merupakan tradisi mat Islam sejak zaman Rasulullah s.a.w. sampai zaman sekarang dan tidak ada yang meninggalkannya, maka tidak ada alasan yang mengatakan itu tidak wajib.
Khitan untuk perempuan
Hukum khitan bagi perempuan telah menjadi perbincangan para ulama. Sebagian mengatakan itu sunnah dan sebagian mengatakan itu suatu keutamaan saja dan tidak ada yang mengatakan wajib.
Perbedaan pendapat para ulama seputar hukum khitan bagi perempuan tersebut disebabkan riwayat hadist seputar khitan perempuan yang masih dipermasalahkan kekuatannya.
Tidak ada hadist sahih yang menjelaskan hukum khitan perempuan. Ibnu Mundzir mengatakan bahwa tidak ada hadist yang bisa dijadikan rujukan dalam masalah khitan perempuan dan tidak ada sunnah yang bisa dijadikan landasan. Semua hadist yang meriwayatkan khitan perempuan mempunyai sanad dlaif atau lemah.
 

Dari Abu Hurairah -Semoga Allah meridhainya- Rasulullah bersabda:
 (( الفطرة خمس -أو خمسة من الفطرة: الختان، والاستحداد، وتنف الإبط، وتقليم [الأظفار، وقص الشارب )) الخباري في صحيح، 5889 
Artinya: Fithrah manusia itu ada lima, yaitu khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan mencukur kumis (HR. Bukhari, 5889)

Dengan kita menelaah dari dalil dan hukum-hukum di atas, dapat kita menetapkan bahwasanya khitan/ sunat adalah wajib hukumnya bagi kita yang mengaku ummat Islam dan ummat Muhammad Sollallohu 'alaihi wa Sallam. Selain baik dalam dunia medis kita tentunya menjalankan contoh dari Nabi Ibrohim 'Alaihiss Salam 
dan menjalankan syariat dengan baik dalam hal menjaga kesucian dari najis yang tertinggal pada kemaluan saat belum di khitan.

Alangkah detilnya Islam dalam memperhatikan ummat dan kemaslahatannya, sampai hal-hal yang terkecil semacam najis yang tertinggal juga diperhatikan. Jadi ayo usahakan anak-anak, adik-adik, keponakan-keponakan, dan saudara-saudara kita berkhitan segera, tidak usah menunggu nanti ketika hendak balligh, apalagiiiii hendak menikah hehehe.... . Namun bagi saudaraku para muallaf yang belum khitan, hendaknya segeralah berkhitan agar sempurna dalam menjalankan ibadah nantinya.

Kehidupan Seks
 
Dapatkah sunat mempengaruhi kehidupan seksual Anda? Meskipun ada sedikit bukti konklusif, itu tidak memberikan keuntungan kesehatan yang penting dan memiliki potensi untuk meningkatkan kenikmatan fisik. Dari sebuah penelitian di Inggris dari 150 laki-laki yang disunat sebagai orang dewasa, 38% melaporkan sensasi penis ditingkatkan dengan kepuasan secara keseluruhan 62% dalam kehidupan intim mereka.

Jadi, tidak sembarangan bukan syariat tentang khitan!, baik dari segi medis, kehidupan sexs, dan kesucian dari najis juga didapat, nah kerana itu saya sebut bahwa islam sangat memperhatikan kehidupan ummatnya hingga hal yang terkecil sekalipun Subhanalloh....
Kiranya sekian yang dapat abdulloh ini sampaikan, semoga dapat membawa manfaat bagi yang membaca, terlebih bagi saya. Salah dan khilaf semata dari saya pribadi mohon dimaafkan, dan benar adalah pertolongan Alloh kepada saya. Ihdinas shirothol mustaqim, ilalliqo' ma'assalam.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh 

Selasa, 25 September 2012

Al Firqatun Najiyyah


الْحَمْدُ لِلهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَبَعْدُ

Asslamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Alhamdulillah dapat menambah artikel baru lagi setelah fakum lama gara-gara error mau unggah artikel tidak bisa, namun sekarang saya bersyukur sudah dapat lagi mengunggah artikel dengan tema yang menarik, yakni tentang Firqoh(golongan) yang kian marak diperselisihkan di dunia maya dan di Facebook khususnya, banyak grup-grup yang didirikan dengan nama atau tujuan yang mengatas namakan diri Ahlus Sunnah wal Jamaah, namun kita harus teliti dan jeli dengan grup-grup tersebut. Dan anda dapat mengetahui apa sih Ahlus Sunnah wal Jamaah itu?, mari kita simak sedikit tulisan di bawah ini.

Satu-satunya golongan yang selamat dari kesesatan Al Firqatun Najiyyah. Sebetulnya dan sejatinya, kelompok ini memiliki nama-nama yang agung sehingga membedakan dengan kelompok-kelompok lain. Diantara nama-nama tersebut adalah Ath Thaaifatul Manshurah (golongan yang di tolong) dan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.
            Firqoh (golongan) ini menjadi begitu istimewa karena memiliki beberapa karakteristik yang membedakan dengan firqoh lain seperti :
'Itqum Minan Naar (selamat dari neraka)
            Firqah ini adalah kellompok yang diselamatkan dari api neraka, yang telah dikecualikan oleh Allah sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah saw ketika menyebutkan firqoh-firqoh yang ada pada umat beliau dengan sabdanya : "seluruhnya di neraka kecuali satu; yakni yang tidak masuk kedalam neraka"
Berpegang Teguh Dengan Sunnah
            Firqah ini berpegang teguh kepada Al Qur an dan As Sunnah dan menipak tilas jejak assabiqunal awwalun (para pendahulu yang pertama) baik yang dari qoum Muhajirin maupun Anshar, sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah saw. "Mereka itu adalah orang-orang yang berjalan di atas apa yang aku dan sahabatku lakukan hari ini". Yang mana firqah tersebut senang dan mau melaksanakan yang disunnahkan  oleh Rasulullah saw.
Bernisbat Kepada Sunnah Dengan Harapan Pertolongan Allah SWT
            Yang mana pemeluk kelompok ini adalah mereka yang mengikuti paham Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. Firqah itu dapat kita bedakan dari firqah yang lain pada dua hal yang penting: yang pertama, mereka selalu berpegang teguh kepada As Sunnah sehingga mereka sering disebut juga sebagai pemeluk sunnah (Ahlus Sunnah).
            Yang membedakan dengan kelompok-kelompok lain, karena kelompok lain tersebut berpegang teguh atas pendapat-pendapat mereka, hawa nafsunya, dan perkatan atau perintah dari pimpinannya. Karena kelompok yang lain tersebut, tidak dinisbatkan kepada Sunnah. Tetapi mereka itu dinisbatkan atas bid'ah-bid'ah dan kesesatan yang ada pada firqoh itu sendiri.      
Dan yang ke dua, mereka itu Ahlul Jama'ah karena kesepakatan mereka untuk memeluk dan berpegang teguh atas Al Haq dan jauhnya mereka dari perpecahan, karena mereka menjaga keutuhan firqah dengan memupuk dan meyakinkan bahwasanya dengan As Sunnah mereka adalah firqah yang satu-satunya dijauhkan dari kesesatan. Dan mempersatukan pemeluknya dari gangguan dan iming-iming yang dapat menyesatkan dari firqah lain.

“Jika kamu menolong Allah niscaya Allah akan menolong kalian”(Muhammad: 7)
Karenanya Rasulullah saw juga bersabda yang artinya:
“Tidaklah yang menghina dan menentang mereka itu akan mampu memadharatkan (membahayakan) mereka sampai datang keputusan Allah tabaaraka wata’ala sedang mereka itu tetap dalam keadaan demikian”
Berdiri Di Atas Prinsip-Prinsip Jelas
            Ahlus Sunnah Wal Jamaah terang berjalan diatas prinsip-prinsip yang jelas dan kukuh, baik dalam beri’tiqad, amal ataupun berperilaku. Mereka berprinsip agung dari sumber yang jelas yakni pada kitabullah dan sunnatur Rasulullah, para pendahulu ummat dari kalangan sahabat, tabi’in, ulama dan salafush sholih.
Diaantaranya prinsip tersebut adalah:
Yang pertama: beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Malaikat-malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, Hari akhir, dan taqdir yang baik maupun yang buruk (qodho’ dan qodar) 
Yang kedua: Menurut Ahlus Sunnah Wal Jamaah, iman itu perkataan, perbuatan, dan keyakinan yang bisa bertambah dengan ketaatan dan bisa berkurang dengan kemaksiatan. Berarti iman bukan hanya perkataan dan perbuatan kanpa keyakinan sebabyang demikian itu merupakan keimanan kaum munafiq, dan bukan pula iman itu hanya sekedar ma’rifah (pengetahuan) dan meyakini tanpa ikrar dan amal, sebab yang demikian itu merupakan keimanan orang-orang kafir yang menolak kebenaran.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
“Dan (juga) kaum 'Aad dan Tsamud, dan sungguh telah nyata bagi kamu (kehancuran mereka) dari (puing-puing) tempat tinggal mereka. Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang berpandangan tajam.” (Al Ankabut : 38)
Demikian halnya iman bukan hanya satu keyakinan dalam hati, perkataan, keyakinan tetapi tanpa amal perbuatan, karena yang demikian adalah keimanan golongan murjiah, sering kali Allah menyebutkan bahwa amal perbuatan termasuk iman sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala didalam kitab-Nya:  
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman[1] ialah mereka yang bila disebut nama Allah[2] gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (nikmat) yang mulia.” [Al Anfaal : 2-4]

Dan yang ketiga : Ahlus Sunnah wal Jamaah tidak mengkafirkan seseorang dari kaum muslimin kecuali apabila dia melakukan perbuatan yang dapat membatalkan/ merusak keislamannya. Yang mana perbuatan dosa besar adalah semisal bagi yang meninggalkan sholat,( pelaku dosa) tersebut dihukumi fasiq bukan kafir. Lain lagi dengan yang melakukan kemusyrikan dia (pelaku dosa) yang mendapat predikat sebagai orang kafir. Madzhab Ahlus Sunnah wal Jamaah dalam hal permasalahan ini, di antara tengah-tengah khawarij yang menyatakan bahwa orang yang melakukan dosa besar walaupun bukan syirik adalah kafir, dan murjiah yang mengatakan bahwa si pelaku dosa besar yang sempurna imannya.
            Begitulah Ahlus Sunnah wal Jamaah selalu berada di tengah antara kelompok yang menyimpang. Tidak bersikap melebihi batas atau pun meremehkan dalam hal menjalankan syariat. Mencintai akan kebersamaan dan keselarasan dalam bermasyarakat meski dengan orang yang tidak beragama sekalipun, seperti yang telah diajarkan oleh Baginda Nabi yang mana tetap menjaga kerukunan meski dengan orang kafir sekalipun ^_^.
            Semoga dapat menjadi acuan dan menambah keyakinan bagi anda yang bermadzhab Ahlus Sunnah wal Jamaah, dan mengetahui apa Ahluss Sunnah wal Jamaah itu sendiri. Jadi jangan pernah menghina kelompok lain kalau anda memang seorang yang mengaku Ahlus Sunnah wal Jamaah, lain lagi kalau kalau mereka menghardik dan mengatakan bahwa apa yang kita lakukan itu adalah bid’ah, kita tidak boleh tinggal 
diam akan tetapi jangan sampai juga kita mempermalukan mereka...^_^

Sekian dari saya mohon maaf atas segala kekhilafan, karena kesempurnaan hanya milik Allah semata, dan kesalahan serta kekurangan semata dari diri pribadi. Ihdinas shiratal mustaqim, astaghfirullaha min qoulin bila ‘amalin.


Wasslamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh


NB:
[1]. Maksudnya: orang yang sempurna imannya.

[2]. Dimaksud dengan disebut nama Allah ialah: menyebut sifat-sifat yang mengagungkan dan memuliakanNya.

Sabtu, 07 Juli 2012

Bahaya Narkoba


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

الْحَمْدُ لِلهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَبَعْدُ
Assalamu’alaikum wr.wb

Sedikit Tentang Bahaya Narkoba
Perkenankanlah saya menyampaikan sedikit tentang betapa bahyanya NARKOBA/ NAPZA bagi generasi muda penerus bangsa.
Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba"' istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotikaa, Psikotropika dan Zat Adiktif.
Semua istilah ini, baik "narkoba" ataupun "napza"' mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki resiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tetentu. Namun kini persepsi itu disalah artikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya.
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan ( Undang - Undang No. 22 tahun 1997).

Hingga kini penyebaran penyalahgunaan narkoba sudah hampir tak bisa dicegah.Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Tentu saja hal ini bisa membuat orang tua, organisasi masyarakat, dan pemerintah khawatir. Upaya pemberantasan narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindakan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak adalah pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan untuk mengawasi dan mendidik anaknya agar selalu menjauhi penyalahgunaan Narkoba. Dengan memberikan pendidikan agama yang kuat maupun pendidikan umum.

Mau tahu nggak, Bahaya penyalahgunaan narkoba bagi tubuh manusia?....
Saya beri tahu yaa!!!
Secara umum semua jenis narkoba jika disalahgunakan akan memberikan empat dampak sebagai berikut:

1. Depresan
Pemakai akan tertidur atau tidak sadarkan diri.
2. Halusinogen
Pemakai akan berhalusinasi (melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada).
3. Stimulan
Mempercepat kerja organ tubuh seperti jantung dan otak sehingga pemakai merasa lebih bertenaga untuk sementara waktu. Karena organ tubuh terus dipaksa bekerja di luar batas normal, lama-lama saraf-sarafnya akan rusak dan bisa mengakibatkan kematian.
4. Adiktif
Pemakai akan merasa ketagihan sehingga akan melakukan berbagai cara agar terus bisa mengonsumsinya. Jika pemakai tidak bisa mendapatkannya, tubuhnya akan ada pada kondisi kritis (sakaw).

Berbahaya sekali bukan jika sampai demikian, jadi kita musti menjaga diri dari yang mananya NARKOBA/ NAPZA, agar tidak menyesal di dunia apalagi di akhirat nantinya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا
" Mereka bertanya kepadamu tentang khamr (minuman keras) dan judi, katakanlah : didalam keduanya terdapat dosa yang besar dan memiliki manfaat dan dosa (yang diakibatkan) keduanya lebih besar daripada manfaatnya " [Al-Baqarah:219]

Dari ayat diatas berkaitan pula secara logika, bahwasanya Allah melarang bagi hambanya meminum atau memakan sesuatu yang haram, selain menimbulkan kerusahan bagi organ tubuh juga akan membuat orang hilang kesadaran. Untuk apa sih memakai narkoba, biar sisa jeb-ajeb-ajeb begitu?, atau dug-jedug-jedug ...jedug-jedug?. Natap sirahe (kepalanya) baarrrr/ tamat, moncrot.

Qoul Nabi
Tidak boleh membelanjakan uang yang kita miliki untuk membeli barang haram, karena harta kita akan dimintai pertanggungjawaban.

" لا تزول قدما ابن آدم يوم القيامة من عند ربه حتى يسأل عن خمس : عن عمره فيما أفناه و عن شبابه فيما أبلاه و ماله من أين اكتسبه و فيما أنفقه و ماذا عمل فيما علم "

" tidak akan bergeser kedua kaki anak Adam pada hari kiamat dari sisi Rabbnya hingga ditanya tentang 4 perkara : 1. tentang umurnya dalam perkara apa dia habiskan 2. tentang masa mudanya dalam hal apa digunakan .3. tentang hartanya darimana dia dapati dan kemana saja dia belanjakan dan 4 tentang ilmunya apakah diamalkan " [HR. At-Tirmidzi dari 'Abdullah bin Mas'ud]

Atau biar bisa terbang melayang langsung sak nyawane pisan, astaghfirullah, na’udzu billah tsumma na’udzu billahi min dzalik. Semoga kita dan keluarga kita terhindar dari hal demikian. Aamiin Ya Robbal ‘alamin.
Dan kiranya saya cukupkan sampai disini perjumpaan kita, mungkin di lain waktu dapat berjumpa lagi insya allah...., kalau tidak bisa undang saya di rumah anda saja he he he. Mohon maaf atas segala kekhilafan yang mungkin kurang berkenan di hati anda sekalian. Semoga rahmat dan pertolongan Allah selalu meliputi kita. Ihdinash shiratal mustaqim, ilalliqo’ ma’as salamah

Wassalamu’alaikum wr.wb